
Bayangkan kamu memetik daun selada yang segar dan bebas pestisida, lalu kamu menyantap selada itu bersama dengan sepiring nasi, ayam goreng, dan sambal.
Hmm, nikmatnya...
Itulah sebabnya kenapa sebagian orang memilih untuk menanam selada ketimbang membeli. Siapa sih yang tidak mau mengkonsumsi selada segar yang terjamin aman dari pestisida?
Sayangnya, masih banyak orang yang enggan untuk bercocok tanam. Alasannya apalagi kalau bukan karena repot. Padahal menanam selada itu bisa lebih santai daripada bikin es jus lho. Itu kalau kamu memakai Aspara.

Apa sih Aspara itu?
Aspara adalah wadah tanam hidroponik yang didalamnya terpasang sebuah sistem khusus untuk mengawasi kondisi tanaman, dan sistem tersebut terkoneksi dengan smartphone kamu melalui sebuah aplikasi khusus.
Dengan Aspara, untuk menanam selada dan sayuran lainnya, kamu hanya perlu memasukkan benih, lalu mengisi tangki air.
Tidak perlu bergumul dengan tanah.
Tidak perlu repot-repot menyiapkan pipa paralon, melubangi botol plastik, media tanam seperti cocopeat dan lain sebagainya.
Hampir semuanya berjalan secara otomatis.
Distribusi air, otomatis. Setelah tangki air terisi, air akan disalurkan ke tanaman sesuai dengan kondisi tanaman tersebut.
Pencahayaan, otomatis. Aspara memiliki cahaya buatan yang terdiri dari serangkaian lampu LED. Intensitasnya diatur oleh sistem yang tertanam di dalam Aspara sehingga kamu tidak perlu membawa tanaman ke area yang terpapar sinar matahari.
Pengaturan air dan intensitas cahaya dapat berlangsung secara otomatis karena Aspara dilengkapi dengan sensor khusus yang memonitor suhu air dan udara, volume air, nutrisi, dan masih banyak lagi.
Semua data yang dihasilkan sensor tersebut akan dikirimkan ke sebuah aplikasi smartphone sehingga kamu bisa selalu mengetahui kondisi tanaman.

Aplikasi tersebut juga bisa digunakan untuk mengatur intensitas pencahayaan secara manual jika diperlukan.
Dan yang tidak kalah menarik, kamu bisa membuat video time-lapse untuk merekam pertumbuhan tanaman dari masa ke masa.
Singkat kata, pokoknya canggih deh.
Bagaimana? Tertarik untuk mencoba?
Kalau iya, ada sedikit kabar buruk buat kamu.
Aspara tidak melayani ekspor ke Indonesia. Setidaknya untuk sementara waktu ini. Maklum, proyeknya saja masih dalam tahap penggalangan dana di KickStarter. Tapi tenang saja, melihat dari jumlah dana yang berhasil dikumpulkan, sepertinya produk ini mendapat respon yang sangat baik. Jadi semoga saja suatu saat nanti mereka menerima pembelian langsung dari Indonesia dan kita pun bisa segera bereksperimen menanam selada dengan Aspara.
0 Comments
Posting Komentar